Membuka Bisnis Travel

Akhir-akhir ini begitu marak bisnis waralaba. Banyak sekali dari franchisor yang menawarkan bisnisnya dengan berbagai macam paket dan kelebihannya. Salah
satu yang menarik perhatian saya adalah franchise travel. Beberapa hal yang
ingin saya tanyakan adalah :

a. Apakah sebaiknya bisnis ini saya kelola sendiri atau saya cari partner,
mengingat modal yang cukup besar?

b. Saat ini, yang saya punya hanya sertifikat rumah dan tanah yang bisa
dijadikan modal. Sebaiknya rumah ini saya jual kemudian uangnya saya buat
modal atau saya agunkan ke bank utk mendapatkan modal? Lebih mengungtungkan dan minimal risiko yang mana..?

Jawaban:

1. Senang rasanya mendengar rencana Ibu untuk menambah sumber penghasilan. Kebebasan Finansial membutuhkan banyak sumber penghasilan, terutama jenis penghasilan yang bersifat pasif atau bisa menghasilkan pendapatan tanpa perlu mengeluarkan tenaga dan pikiran untuk mengelolanya.

Rencana wiraswasta tersebut juga bisa membantu masyarakat untuk menciptakan Lapangan Pekerjaan dan menggerakkan Roda Ekonomi Indonesia. Namun tentunya kita harus berhati-hati dalam menjalankannya.

a. Prinsip dasar dalam meraih Kesuksesan atas Pengelolaan Bisnis adalah bagaimana kita mengetahui seluruh risiko-risiko yang mungkin terjadi pada jenis usaha yang dipilih, sejauh mana tingkat pemahaman kita atas bisnis terkait, penghitungan proyeksi keuangan dalam waktu minimal 3 tahun, kondisi lingkungan bisnis tersebut dan faktor internal dalam mengelolanya.

Jadi jika kita mempunyai waktu yang luang dan memahami dengan komprehensif tentang usaha terkait juga punya kemampuan serta kompetensi dalam bisnis tersebut maka sebaiknya dikelola sendiri, paling tidak pada saat memulai usaha.

Tetapi jika kita tidak punya waktu, walaupun faktor lainnya tetap dipunyai maka mempercayakan usaha pada seorang partner yang terpercaya akan lebih efisien dan efektif. Tentunya definisi yang terpercaya tersebut harus benar-benar memenuhi beberapa kriteria misalnya:
1. Sudah kenal minimal 5 tahun
2. Tidak punya pengalaman buruk dengan calon partner
3. Tidak ada reputasi negatif atau Track Record yang mencurigakan dari calon partner
4. Tidak sedang dalam kesulitan Keuangan
5. Tidak ada masalah dalam Kehidupan Keluarganya
6. Calon partner memahami bisnis dengan baik dan mempunyai pengetahuan yang lengkap atas bisnis tersebut
7. Tingkat Komitmennya dalam mensukseskan usaha ini.
8. Calon partner dan Ibu sendiri mempunyai Prinsip dan Tujuan yang sama dalam menjalankan Usaha ini atau dengan kata lain cocok untuk dijadikan Mitra Bisnis.

Bagaimanapun kita tetap harus membuat suatu metode untuk melakukan fungsi pengawasan atau monitor karena ini adalah bisnis milik Ibu sendiri. Salah satu cara ampuh untuk memperbesar komitmen calon partner adalah dengan mengajaknya ikut menaruh modal untuk bisnis ini. Seberapa besar nilai saham akan sangat tergantung kepada pertimbangan bisnis Ibu karena ini akan berpengaruh pada kepemilikan usaha yang akan berdampak pula pada pembagian dividen.

Namun demikian itu semua hanyalah contoh atau ilustrasi untuk Ibu membuat keputusan yang terbaik.

b. Jawabannya tergantung kepada seberapa besar keyakinan Ibu akan jenis bisnis yang akan dipilih. Kemudian juga seberapa tinggi keyakinan Ibu bahwa bisnis ini bisa memperoleh kesuksesan. Serta apakah rumah tersebut merupakan aset utama atau bukan. Sebagai bahan informasi maka ada 2 kategori jenis kredit berdasarkan dampaknya pada kondisi keuangan kita. Kredit diklasifikasikan jahat jika Cicilan utang akan menambah beban pengeluaran keluarga.

Sedangkan kredit baik adalah kredit yang bisa menambah pendapatan keluarga atau menghasilkan uang sebagai tambahan sumber penghasilan. Jadi keputusan untuk Jual rumah atau agunkan rumah sebagai modal dapat Ibu simulasikan dengan mengkoordinasikan ke 2 faktor di atas untuk mendapatkan pilihan yang mengandung risiko yang paling kecil dan dampak kerugian finansialnya bisa dikelola dengan baik.

Salam

Risza Bambang-Shildt Financial Planning(qom/qom)

Sumber : http://www.detikfinance.com/read/2007/08/13/093055/816290/458/membuka-bisnis-travel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s