Category Archives: Artikel

Tips dan Trik : Dapat Tiket Promosi

Kebutuhan akan tiket pesawat udara semakin hari semakin meningkat terlebih dalam era globalisasi, dimana setiap orang bepergian dari satu kota ke kota lainnya dengan berbagai tujuan baik tujuan pekerjaan atau perjalanan dinas atau untuk tujuan pribagi termasuk berlibur. Namun seiring dengan biaya operasi termasuk kenaikan bahan bakar pesawat/avtur maka perusahaan operator penerbangan membankan biaya avtur kepada calon penumpang, biasa disebut dengan Fuel Surcharge disingkat FS. FS ini berlaku sejak melambungnya harga minya dunia hingga mencapai USD 130 per barel. Kenaikan ini juga diikuti dngan kenaikan FS berturut-turut mulai dari Rp. 20.000, Rp. 40.000, Rp. 80.000, Rp. 120.000, Rp. 160.000, Rp. 180.000, Rp 220.000 samapai dengan Rp. 410.000 tergantung perusahaan penerbangan dan jarak tempuh atau lamanya penerbangan.  Akibatnya calon penumpanglah yang harus menanggung beban yaitu dengan membayar ongkos yang lebih mahal. Bahkan seringkali masyarakat sering kali terjebak dengan harga tiket promosi dari airline yang menjual sangat murah sekali bahkan ada yang Rp. 0 alias gratis. Namun tetap saja harus membayar mahal karena beban FS.

 

Bagaimana mensiasati hal yang demikian ? Mudah-mudahan ini akan banyak membantu siapa saja yang akan bepergian dengan pesawat udara apalagi meyambut liburan akhir tahun atau liburan panjang.

 

Jika untuk Bisnis dengan anggaran perusahaan/kantor :

  1. Jangan menggunakan airline yang sering molor/delay karena akan membatalkan semua rencana anda dan anda akan dinilai jam karet oleh rekan bisnis anda. Alasan pesawat delay itu sudah biasa, sama dengan kereta api. (meskipun cuma 10 – 15 menit). Bandingkan dengan perusahaan penerbangan international yang menghargai waktu meskipun 5 menit saja !
  2. Jangan tergiur dengan harga promosi atau harga murah karena airline akan menentukan aturan-aturan untuk harga tersebut seperti non refund/tidak bisa dikembalikan uangnya, non reroute/tidak bisa dirubah rute perjalanannya, fee administrasi Rp. 50.000 sampai Rp. 100.000 untuk setiap perubahan, denda atas perubahan, umumnya dikenakan cancellation fee/CF mulai dari 35% sampai 75% dari harga tiket jika melakukan perubahan kurang dari 24 jam sebelum keberangkatan, dll.
  3. Usahakan membeli tiket yang fleksibel agar anda bisa leluasa jika terpaksa harus melanjutkan meeting dengan klien. 
  4. Usahakan anda memiliki member/keanggotaan agar anda mendapatkan pelayanan lebih dibanding tidak menjadi member.        

 

Jika untuk Bisnis namun dengan biaya sendiri/sebagai pengusahaa  :

  1. Ikuti point 1 samapi 4 diatas.
  2. Sering-seringlah melihat harga dan jadwal di website masing-masing airline.
  3. Memiliki Biro Perjalanan Wisata/BPW atau Agent Perjalanan Wisata/APW sendiri, namun perlu modal minimal 200 jutaan. Atau
  4. Bergabunglah sebagai mitra pada jaringan tiket, karena anda akan mendapat informasi dan harga tiket dengan harga beli/harga pokok.

 

 

Jika untuk liburan keluarga atau liburan dengan teman – teman :

  1. Rencanakan lebih awal untuk liburan 6 bulan yang akan datang.
  2. Usahakan jangan bepergian di akhir minggu, musim liburan sekolah, akhir tahun, liburan tanggal merah/longweekend, kecuali memang anda memiliki dana lebih.
  3. Sebaiknya anda pergi disaat orang lain pulang atau pulang disaat orang lain pergi. Biasanya berangkat Minggu atau Senin, pulang Kamis,  Jumat atau Sabtu. 
  4. Pesanlah tiket jauh hari sebelum liburan. Biasanya airline sudah memasarkan 3 sampai 6 bulan sebelum keberangkatan.
  5. Carilah harga tiket promosi. 
  6. Sering-seringlah melihat harga dan jadwal di website masing-masing airline. Bergabunglah sebagai anggota di web airline tersebut karena gratis dan anda akan mendapat email kapan ada tiket promosi.
  7. Bergabunglah sebagai mitra jaringan tiket atau bisnis tiket, karena anda akan mendapat informasi dan harga tiket dengan harga beli/harga pokok.

 

Macam macam kelas tiket promosi yang biasa dijual airline seperti :

GARUDA                    : Kelas B,Q, N, K

LION                           : Kelas X, V, T, Q, N  

MANDALA                : Kelas A, I, D, M, J, R

BATAVIA                   : Kelas Z, W, P, N, X, R, T, V

SRIWIJAYA               : Kelas X, E, G, V, T, Q

*) Sengaja kami hanya melihat 5 airline saja karena airline ini yang sering mengeluarkan harga tiket promosi

 

Umumnya kelas-kelas tersebut berlaku aturan seperti fix dated, fix flight, non refund, non reroute, dengan masa berlaku tiket nulai dari 1 hari sampai 14 hari sejak tanggal keberangkatan.

 

Selain itu ada beberapa trik agar bisa memperoleh tiket promosi :

  1. Sering-sering bertanyalah kepada travel agent yang sudah dipercaya atau bertanyalah kepada milist atau jaringan yang memang mengetahui perihal bisnis tiket atau tiket promosi.
  2. Bergabunglah dengan  usaha atau bisnis tiket yang memang anda butuhkan yang menguntungkan dengan modal kecil, selain mendapat harga tiket promosi juga anda akan menadapat bonus jaringan sehingga anda akan mendapat passive income tambahan.
  3. Jika ada pertanyaan silahkan hubungi : tiketpromosi@yahoo.com
  4. Jika ingin bergabung silahkan kunjungi di www.tiketpromosi.co.cc atau
  5. Kunjungi jaringan : http://www.tiket88.com/bisnistiket  
Advertisements

Menjadi pengusaha Travel Agent Perlu Modal 300 Juta ?

Untuk menjadi Pengusaha Travel Agent Perlu modal 300 juta rupiah. Mampukah kita bermodalkan sejumlah itu, sementara saat ini margin tiket hanya 2 sampai 6 Persen per tiket ? Mungkin anda berminat ? atau dengan cara lain yang hanya bermodalkan 1 juta saja ?

Mempunyai sebuah agen perjalanan atau travel agent tentu menyenangkan. Bukan hanya kita bisa dengan mudah membuat rencana perjalanan atau liburan kita dan keluarga, tapi juga potensinya cukup besar hingga layak untuk dijadikan salah satu pelung bisnis alternatif Anda.

Tapi masalahnya bagaimana kalau kita belum punya pengalaman di bisnis ini? Bagaimana juga kalau  jaringan  kita masih terbatas? Bagaimana pula dengan ijin-ijin dan birokrasi lain yang harus dipenuhi?

Jangan khawatir, bergabung di Franchise Travel adalah salah satu solusinya, misalnya TX travel.  TX travel adalah travel franchise pertama di Indonesia. BisAlt mencoba mencari informasi mengenai nilai investasi dan prosedur pengajuan untuk menjadi mitra (francisee)  bisnis travel  ini.

Investasi

Investasi awal yang dibutuhkan untuk memulai usaha ini sekitar 300 juta rupiah. Investasi tersebut sudah mencakup biaya supporting fee selama 5 tahun, sewa tempat selama 2 tahun, renovasi, computer, furniture, dan biaya-biaya lain yang dibutuhkan untuk operasional sebuah travel. (data 2006)

Untuk royalty fee TX travel sudah membuat skema sharing profit berdasarkan pencapaian setiap bulan, berdasarkan pencapaian gross profit tertentu. Porsi terbesar tentunya tetap ada di Franchisee .

Produk

Produk yang bisa dijual jika kita menjadi franchisee TX Travel adalah sbb :

Tiket Pesawat, Voucher Hotel (Domestik & Internasional)

–    Star Cruise

Paket tour, Group tour

Umrah bersama AA Gym

Holyland atau Wisata Ziarah

Asuransi Perjalanan

TX Kurir, untuk Dokumen dan Barang

Shuttle, antar jemput ke / dari Airport

Prosedur pengajuan

Prosedur pengajuan menjadi franchisee :

1. Mengikuti Business Briefing yang diadakan dengan jadwal  yang telah ditentukan.

2. Setelah mengikuti Business Briefing, bagi Peserta yang berminat akan mendapatkan formulir aplikasi Franchise TX TRAVEL.

3. Pengisian formulir harus lengkap dan dikembalikan lagi ke TX Travel Pusat, dan setelah itu akan dianalisa oleh Tim Seleksi TX.

4. Wawancara kepada Peserta yang lolos seleksi oleh pihak TX Travel.

5. Jika setelah wawancara dengan dinyatakan disetujui untuk kerjasama, maka akan ada survei tempat yang dilaksanakan oleh calon franchisee dan  TX travel

Setelah semua disetujui, maka TX travel anda siap untuk dibuka..

Jika Anda tertarik untuk mendapatkan informasi lebih jauh, dapat menghubungi :

Kantor Pusat TX Travel :

Kompleks Ruko Atap Merah Blok D 10 – 11 No.72

Jl. Pecenongan Raya, Jakarta 10120

Phn. (021) 380-9999

Contact person : Ibu Yuyun

Email  : yuyun@txtravel.net

Sumber :http://www.bisnisalternatif.com/Travel.htm

Membuka Bisnis Travel

Akhir-akhir ini begitu marak bisnis waralaba. Banyak sekali dari franchisor yang menawarkan bisnisnya dengan berbagai macam paket dan kelebihannya. Salah
satu yang menarik perhatian saya adalah franchise travel. Beberapa hal yang
ingin saya tanyakan adalah :

a. Apakah sebaiknya bisnis ini saya kelola sendiri atau saya cari partner,
mengingat modal yang cukup besar?

b. Saat ini, yang saya punya hanya sertifikat rumah dan tanah yang bisa
dijadikan modal. Sebaiknya rumah ini saya jual kemudian uangnya saya buat
modal atau saya agunkan ke bank utk mendapatkan modal? Lebih mengungtungkan dan minimal risiko yang mana..?

Jawaban:

1. Senang rasanya mendengar rencana Ibu untuk menambah sumber penghasilan. Kebebasan Finansial membutuhkan banyak sumber penghasilan, terutama jenis penghasilan yang bersifat pasif atau bisa menghasilkan pendapatan tanpa perlu mengeluarkan tenaga dan pikiran untuk mengelolanya.

Rencana wiraswasta tersebut juga bisa membantu masyarakat untuk menciptakan Lapangan Pekerjaan dan menggerakkan Roda Ekonomi Indonesia. Namun tentunya kita harus berhati-hati dalam menjalankannya.

a. Prinsip dasar dalam meraih Kesuksesan atas Pengelolaan Bisnis adalah bagaimana kita mengetahui seluruh risiko-risiko yang mungkin terjadi pada jenis usaha yang dipilih, sejauh mana tingkat pemahaman kita atas bisnis terkait, penghitungan proyeksi keuangan dalam waktu minimal 3 tahun, kondisi lingkungan bisnis tersebut dan faktor internal dalam mengelolanya.

Jadi jika kita mempunyai waktu yang luang dan memahami dengan komprehensif tentang usaha terkait juga punya kemampuan serta kompetensi dalam bisnis tersebut maka sebaiknya dikelola sendiri, paling tidak pada saat memulai usaha.

Tetapi jika kita tidak punya waktu, walaupun faktor lainnya tetap dipunyai maka mempercayakan usaha pada seorang partner yang terpercaya akan lebih efisien dan efektif. Tentunya definisi yang terpercaya tersebut harus benar-benar memenuhi beberapa kriteria misalnya:
1. Sudah kenal minimal 5 tahun
2. Tidak punya pengalaman buruk dengan calon partner
3. Tidak ada reputasi negatif atau Track Record yang mencurigakan dari calon partner
4. Tidak sedang dalam kesulitan Keuangan
5. Tidak ada masalah dalam Kehidupan Keluarganya
6. Calon partner memahami bisnis dengan baik dan mempunyai pengetahuan yang lengkap atas bisnis tersebut
7. Tingkat Komitmennya dalam mensukseskan usaha ini.
8. Calon partner dan Ibu sendiri mempunyai Prinsip dan Tujuan yang sama dalam menjalankan Usaha ini atau dengan kata lain cocok untuk dijadikan Mitra Bisnis.

Bagaimanapun kita tetap harus membuat suatu metode untuk melakukan fungsi pengawasan atau monitor karena ini adalah bisnis milik Ibu sendiri. Salah satu cara ampuh untuk memperbesar komitmen calon partner adalah dengan mengajaknya ikut menaruh modal untuk bisnis ini. Seberapa besar nilai saham akan sangat tergantung kepada pertimbangan bisnis Ibu karena ini akan berpengaruh pada kepemilikan usaha yang akan berdampak pula pada pembagian dividen.

Namun demikian itu semua hanyalah contoh atau ilustrasi untuk Ibu membuat keputusan yang terbaik.

b. Jawabannya tergantung kepada seberapa besar keyakinan Ibu akan jenis bisnis yang akan dipilih. Kemudian juga seberapa tinggi keyakinan Ibu bahwa bisnis ini bisa memperoleh kesuksesan. Serta apakah rumah tersebut merupakan aset utama atau bukan. Sebagai bahan informasi maka ada 2 kategori jenis kredit berdasarkan dampaknya pada kondisi keuangan kita. Kredit diklasifikasikan jahat jika Cicilan utang akan menambah beban pengeluaran keluarga.

Sedangkan kredit baik adalah kredit yang bisa menambah pendapatan keluarga atau menghasilkan uang sebagai tambahan sumber penghasilan. Jadi keputusan untuk Jual rumah atau agunkan rumah sebagai modal dapat Ibu simulasikan dengan mengkoordinasikan ke 2 faktor di atas untuk mendapatkan pilihan yang mengandung risiko yang paling kecil dan dampak kerugian finansialnya bisa dikelola dengan baik.

Salam

Risza Bambang-Shildt Financial Planning(qom/qom)

Sumber : http://www.detikfinance.com/read/2007/08/13/093055/816290/458/membuka-bisnis-travel

Merintis Bisnis Tiket Online

Seorang Pembaca menanyakan kepada Konsultan Keuangan di Jakarta perihal Bisnis Tiket Online. Mudah-mudahan ini akan memberika sedikit wawasan tentang Bisnis Tiket Online.

Saya berencana ingin membuka usaha penjualan tiket online. Saya ingin menanyakan tahap apa saja yang harus saya lakukan? Bagaimana merencanakan persiapan modalnya? Apakah bisnis ini berprospek cerah mengingat pertumbuhan industri internet yang terus tumbuh? Apa saja strategi untuk mengembangkan bisnis tiket online ini?

Jawaban :
Sdr. Hany Setiawan Alhaq, senang sekali mendengar anda mulai memikirkan membuka bisnis baru. Ini berarti beberapa orang akan dapat ditampung di usaha yang akan anda jalani. Dapat diartikan pula bahwa anda telah mengurangi tingkat pengangguran yang sedang meningkat akhir-akhir ini.

Dalam mulai berbisnis, hal yang pertama kali dilakukan adalah MIMPI, atau keinginan yang sangat kuat. Dengan MIMPI ini anda akan memiliki semangat dan stamina yang sangat besar. Saat anda jatuh menghadapi beberapa kendala yang mungkin akan terjadi, maka semangat ini akan membantu kita untuk bangkit kembali. Beberapa pengusaha yang telah berhasil mengatakan bahwa jatuh dalam berusaha adalah hal biasa, sedangkan bangkit kembali setiap kali jatuh adalah hal yang LUAR BIASA.

Selanjutnya yang dilakukan adalah MELANGKAH PERTAMA KALI. Banyak orang hanya sampai tahap berMIMPI saja, takut untuk melangkah selanjutnya. Jadi pastikan langkah pertama anda dilakukan saat ini juga, dari hal yang paling sederhana. Misalnya anda membuat sebuah rencana bisnis [atau business plan] untuk usaha penjualan tiket online ini sebagai langkah awal. Dari langkah awal ini, kita akan dengan lebih mudah untuk melangkah ke tahap selanjutnya.

Secara umum bisnis penjualan tiket online ini cukup cerah, khususnya untuk kota-kota besar. Ada sebuah perusahaan penerbangan yang secara langsung menjual tiketnya secara langsung melalui internet, dan dari waktu ke waktu kapasitas tempat duduknya hampir selalu penuh. Namun demikian ada risiko yang perlu diperhitungkan yaitu : perkembangan teknologi internet yang sangat cepat. Hal ini dapat kita antisipasi dengan terus mengikuti perkembangan teknologi ini dari waktu ke waktu.

Untuk permodalan, anda dapat memilih di antara pilihan berikut ini. Yang pertama, dari kocek kita sendiri, bisa dari tabungan, atau hasil penjualan asset kita (apakah itu rumah, mobil atau asset lainnya). Kita juga bisa mengajak kerjasama teman lain, atau meminjam dari bank. Banyak pilihan, silakan sesuaikan dengan kondisi kita.

Keyakinan bahwa bisnis yang akan anda jalani akan berhasil, maka ini akan menambah motivasi kita untuk mewujudkan keberhasilan itu.

Dari sisi perencanaan keuangan, pendanaan bisnis yang akan dijalani ini haruslah terpisah dari keuangan keluarga. Jika tercampur tentunya akan merusak keuangan kedua entitas ini.

Selamat Berbisnis.

Joannes Widjajanto-Shildt Financial Planning

Sumber :http://www.detikfinance.com/read/2007/08/20/082505/818958/458/foto/index.html